Universitas Muhammadiyah Malang melalui Program Studi Teknologi Pangan kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertaraf internasional berupa International Guest Lecture pada 3 Maret 2026 di Hall BAU UMM. Kegiatan ini mengangkat tema:
“Food Materials (Plant Extracts, Lactic Acid Bacteria) Leading to Symptom Improvement in Tear Secretion Function Disorder (Dry Eye) – The Influence of Gut Environment.”
Kuliah tamu internasional ini menghadirkan narasumber terkemuka, Kenjirou Ogawa, Ph.D. dari University of Miyazaki, dengan moderator Ayu Diawi Ismayawati, S.TP., M.Sc., Ph.D.. Acara diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan peneliti yang antusias mendalami perkembangan terbaru dalam bidang mikrobiologi pangan, pangan fungsional, dan kesehatan.
Menjelajahi Hubungan Pangan, Mikrobiota Usus, dan Kesehatan Mata
Dalam pemaparannya, Dr. Ogawa menjelaskan bahwa berbagai bahan pangan alami, khususnya ekstrak tumbuhan dan bakteri asam laktat, memiliki potensi besar untuk membantu memperbaiki gejala dry eye syndrome atau gangguan sekresi air mata. Menariknya, manfaat tersebut tidak hanya berasal dari senyawa aktif yang terkandung dalam pangan, tetapi juga melalui mekanisme yang melibatkan keseimbangan mikrobiota usus.
Konsep ini menegaskan pentingnya gut-eye axis, yaitu hubungan antara kondisi mikroorganisme di saluran pencernaan dengan kesehatan organ lain, termasuk mata. Perubahan komposisi mikrobiota usus dapat memengaruhi sistem imun, mengurangi inflamasi, dan mendukung fungsi fisiologis tubuh secara menyeluruh.
Wawasan Baru bagi Mahasiswa Teknologi Pangan
Bagi mahasiswa Teknologi Pangan UMM, kuliah tamu ini memberikan pemahaman yang sangat relevan terhadap perkembangan ilmu pangan modern, khususnya dalam dua bidang utama:
1. Mikrobiologi Pangan
Mahasiswa memperoleh wawasan mendalam mengenai peran bakteri asam laktat sebagai mikroorganisme menguntungkan yang dapat dikembangkan menjadi probiotik. Mikroorganisme ini tidak hanya penting dalam fermentasi pangan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang teruji secara ilmiah.
2. Pangan Fungsional
Kuliah ini memperluas pemahaman mahasiswa tentang bagaimana bahan pangan dapat dirancang untuk memberikan manfaat fisiologis tertentu. Ekstrak tumbuhan dan kultur bakteri dapat diformulasikan menjadi produk inovatif seperti minuman probiotik, suplemen, dan makanan fungsional yang mendukung kesehatan mata dan sistem imun.
3. Peluang Penelitian dan Inovasi Produk
Materi yang disampaikan membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan topik penelitian dan tugas akhir yang mengintegrasikan mikrobiologi pangan, bioaktif alami, serta pengembangan produk fungsional berbasis bukti ilmiah.
Mendorong Kolaborasi dan Perspektif Global
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Teknologi Pangan UMM dalam menghadirkan pengalaman belajar internasional dan memperkuat jejaring akademik global. Melalui interaksi langsung dengan peneliti dari Jepang, mahasiswa memperoleh perspektif baru tentang tren riset pangan yang menghubungkan ilmu teknologi pangan dengan kesehatan manusia.
International Guest Lecture ini diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa untuk terus mengembangkan inovasi berbasis pangan yang tidak hanya aman dan berkualitas, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat.
